Connect with us

Tech

Ulasan Fujifilm Instax SQ20

Published

on

ULASAN FUJIFILM INSTAX SQ20

Tentang Fujifilm Instax SQ20, kamera instan hibrid digital penuh fitur dengan kemampuan kreatif dan fleksibilitas cetak foto. Apakah layak dibeli? Temukan jawabannya dalam ulasan kami!

 

Spesifikasi Fujifilm Instax SQ20

Pro

  1. Desain dan bentuk ramping
  2. Gambar berkualitas luar biasa, bahkan dalam kondisi cahaya rendah.
  3. Beragam mode dan filter pemotretan kreatif
  4. Kamera ini dapat merekam video
  5. pilihan pengeditan foto sebelum dicetak.

Kontra

  1. Saya tidak dapat menemukan satu pun

 

  • Sensor CMOS 1/5′′ dengan piksel efektif 1920 x 1920
  • Memori internal & kartu memori MicroSD
  • Fixed sebagai 33,4 mm (setara format 35 mm) dengan F/2.4
  • Kontrol eksposur -2,0 hingga +2,0 dengan peningkatan 1/3
  • Pengatur waktu 10 detik / 2 detik
  • 119 mm x 50 mm x 127 mm (4,7′′ x 2′′ x 5′′)
  • 390 g/13,8 ons. (tidak termasuk paket film dan kartu memori)
  • Zoom Digital 4x

 

Build & Penampilan

Closeup dari Fujifilm Instax SQ20

Fujifilm Instax SQ20 memiliki desain yang ramping dan bergaya dengan ergonomis yang luar biasa.

Fujifilm Instax SQ20 memiliki desain elegan, bentuk bulat dan halus memberikan sentuhan klasik dan minimalis. Tersedia dalam hitam atau beige, kamera ini nyaman digenggam dengan tombol-tombol yang mudah dijangkau. Layar LCD besar memudahkan penggunaan. Kamera ini tampak seperti aksesori mode yang cocok untuk berbagai gaya.

Kotak bergaya dengan sudut melengkung, terbuat dari plastik kokoh. Pilihan warna hitam atau beige menambah daya tariknya. Area melingkar di depan berfungsi sebagai kontrol zoom digital dan lensa. Ada cermin selfie di samping lensa, dan lampu kilat otomatis atau manual di atasnya. Layar LCD 2,7 inci berguna untuk melihat, zoom, potong, dan edit gambar sebelum mencetak.

Pintu flip-out di bawah layar memudahkan pemasangan kartrid film Instax Square, menghasilkan cetakan berukuran 6,2 x 6,2 cm. Tombol rana di kedua sisi layar memungkinkan pengambilan gambar dengan tangan kanan atau kiri, termasuk selfie. Sakelar mode Motion untuk merekam video pendek atau mode Foto untuk pengambilan gambar diam menambah fleksibilitasnya.

 

Ergonomi & Pengendalian

Layar LCD Fujifilm SQ20

Layar LCD Fujifilm Instax SQ20 menggantikan jendela bidik dan memungkinkan peninjauan foto sebelum dicetak.

Fujifilm Instax SQ20 menonjol dengan desain ergonomis, sesuai dengan bentuk dan gerakan tangan.

Cincin cekung di bagian depan berfungsi sebagai penopang jari dan kontrol zoom digital responsif. Bagian belakang dilengkapi pegangan ibu jari yang nyaman, dua tombol rana dapat digunakan dengan tangan kanan atau kiri, serta sakelar tiga posisi dengan tekstur jelas.

Enam tombol fungsi di sekitarnya memudahkan pengaturan flash, timer, filter warna, kolase, dan lainnya, dengan ukuran dan jarak yang konsisten. Tombol perintah yang dapat diputar atau ditekan di tengahnya memudahkan navigasi menu.

Tombol Menu/OK yang besar mempermudah masuk dan keluar dari menu serta mengonfirmasi pilihan. Dengan ergonomi yang baik, Instax SQ20 menjadi kamera instan yang ramah pengguna dan menyenangkan untuk pemotretan instan kreatif dan fleksibel.

 

Performa Fokus

Foto instan Fujifilm

Gambar dibidik pada Fujifilm Instax SQ20 dengan zoom 2x dan 4x.

Fujifilm Instax SQ20 menjamin fokus andal dalam berbagai kondisi cahaya. Prosesnya cepat dengan suara lonceng dan kotak hijau di layar LCD untuk menandai fokus sukses.

Jika fokus tidak tercapai, seperti pada objek terlalu dekat, lampu kilat digunakan sebagai upaya terakhir dengan kotak merah di layar.

Fokus tetap optimal saat menggunakan zoom digital, meskipun ada sedikit goyangan saat diperkecil sepenuhnya, terutama dalam sudut lebar.

Instax SQ20 mampu mengambil bidikan jarak dekat yang bagus dengan jarak fokus minimal sekitar 10cm.

 

Kinerja Low Light

Fujifilm Instax SQ20 menonjol dalam kondisi cahaya rendah, dianggap terbaik di antara kamera Fujifilm Instax lainnya. Rentang ISO Otomatisnya luas, mulai dari 100 hingga 1600.

Kamera ini dilengkapi kontrol Exposure Compensation dapat disetel dari -2.0 hingga +2.0 dengan peningkatan setiap 1/3. Fitur blitz internal dapat dikonfigurasi untuk mode otomatis, manual, atau mati, ideal untuk pemotretan dalam kondisi cahaya redup.

Dengan kombinasi ISO Otomatis, Exposure Compensation, dan pengaturan blitz, Instax SQ20 memberikan kinerja yang sangat baik dalam kondisi cahaya rendah, meningkatkan peluang hasil gambar yang bagus.

 

Kualitas gambar

Fujifilm Instax SQ20 mengambil dan mencetak gambar dengan detail dan ketajaman yang tinggi.

Fujifilm Instax SQ20 memberikan hasil gambar yang sangat berkualitas, dengan pencahayaan yang tetap menjadi faktor kunci dalam fotografi.

Gambar tajam, jernih, dan minim goyangan kamera, berbeda dengan beberapa kamera film instan lainnya. Hasil uji dengan berbagai subjek selalu memukau dan memuaskan.

Meski menggunakan zoom digital 4x, gambar tetap bagus dan jernih, hanya dengan sedikit penurunan kualitas akibat zoom. Pada jarak sekitar 10cm, detail, kejernihan, dan kontras tetap terjaga dengan baik.

Fitur menarik Instax SQ20 adalah kemampuan menghubungkannya ke komputer melalui USB untuk mengunduh gambar langsung, membuka peluang pengeditan pasca-produksi seperti peningkatan warna dan ketajaman.

Ini adalah tambahan brilian ke dunia Instax, membuka pintu untuk tingkat kreativitas baru. Kemampuan mengedit gambar film instan di program seperti Lightroom atau editor gambar lainnya adalah pengalaman yang menyenangkan dan unik.

Gambar ini diambil di Fujifilm Instax SQ20, diimpor ke Lightroom dan diedit.

 

Keseluruhan penampilan

Fujifilm Instax SQ20 adalah kamera fantastis yang sangat fleksibel dalam pengambilan gambar dan pencetakan.

Kemampuan untuk meninjau dan menerapkan filter sebelum mencetak membantu menghindari pemborosan kertas cetak pada gambar yang kurang memuaskan.

Kamera ini berkinerja baik, terutama dalam kondisi cahaya rendah, menghasilkan gambar yang jelas dan detail. Tanpa kartu MicroSD tambahan, dapat menyimpan hingga 50 gambar dalam mode Foto atau 30 detik video dalam mode Motion di memori internal.

Dengan baterai isi ulang, Instax SQ20 siap digunakan langsung dari kotak, tanpa perlu aksesori tambahan.

 

Fitur Berguna Lainnya

Fujifilm Instax SQ20, kamera Instax penuh fitur menarik. Mode Standar untuk pengambilan gambar sehari-hari, menjadi default saat menghidupkan kamera. Bulb Mode untuk long exposure di malam hari, meskipun perlu alas karena tanpa dudukan tripod. Double Exposure menggabungkan dua gambar dalam satu cetakan.

Kreativitas terpancar dalam mode Split yang memisahkan gambar dalam satu cetakan, mulai dari dua hingga sembilan bagian. Mode Kolase memungkinkan susunan beberapa gambar dalam bingkai yang sudah ditentukan sebelumnya, mengoptimalkan penggunaan cetakan.

Mode Motion merekam video pendek selama 15 detik, bingkai individual dapat dicetak, bahkan membuat kolase video dengan pengaturan perbedaan waktu antara setiap frame.

11 filter kreatif seperti Sepia dan Pencerah Kulit dapat diterapkan pada gambar sebelum mencetaknya, memberikan beragam pilihan untuk meningkatkan kualitas visual.

Review Fujifilm Instax SQ20

Contoh kolase ini dibuat menggunakan Grab Mode dan direkam melalui fitur video di Fujifilm Instax SQ20.

 

Dari segi harga

Fujifilm Instax SQ20, kamera Instax penuh gaya, kinerja tinggi, dan berfitur lengkap.

Meskipun harganya tinggi dalam jajaran Fujifilm, Anda mendapatkan teknologi terbaik dari perusahaan ini. Kamera ini menggabungkan beberapa dekade penelitian film, pembuatan kamera, dan teknologi Instax.

Dalam hal biaya, kartrid cetak dapat menjadi pertimbangan utama. Harga jual umum untuk paket film Fujifilm Instax Square (10 cetakan) sekitar US$12, dengan beberapa pengecer menawarkan paket ganda (20 cetakan) dengan sedikit diskon.

Namun, kamera hibrida digital SQ20 memungkinkan kendali penuh atas gambar yang akan dicetak. Anda bisa meninjau, memotong, menerapkan filter, dan meningkatkan eksposur sebelum mencetak, mengurangi kebutuhan mencetak setiap jepretan.

 

Kesimpulan

Fujifilm Instax SQ20 adalah kamera yang sangat kompeten dan menyenangkan digunakan. Cocok untuk siapa pun yang ingin mengambil foto berkualitas dan eksperimen tanpa takut mencetak gambar yang buruk.

Fujifilm merancang setiap aspek dengan cermat, mulai dari desain hingga antarmuka menu, menggabungkan pengetahuan dan pengalaman mereka dalam fotografi.

Instax SQ20 adalah investasi berharga untuk penggemar fotografi atau seni kreatif. Ideal untuk semua tingkatan, baik Anda pemula atau fotografer berpengalaman. Jangan lewatkan kesempatan untuk meningkatkan pengalaman fotografi Anda dengan Instax SQ20! Temukan kreativitas baru Anda sekarang.

FAQ

Apa itu Fujifilm Instax SQ20?

Fujifilm Instax SQ20, kamera instan hibrid digital dengan fitur kreatif beragam. Mampu merekam video, mengedit foto, dan mencetak gambar dalam format persegi.

Apa kelebihan Fujifilm Instax SQ20?

Fujifilm Instax SQ20: Desain ramping, elegan, dan ergonomis. Gambar luar biasa dalam cahaya rendah. Mode dan filter kreatif seperti Time Shift Collage, Sequence Filter, Split, Bulb Mode. Merekam video 15 detik, memilih frame terbaik. Pengeditan foto sebelum dicetak: zoom, crop, filter warna.

Apa kekurangan Fujifilm Instax SQ20?

Fujifilm Instax SQ20: Harga tinggi sekitar Rp 3.000.000, film Instax Square Rp 150.000 per 10 lembar. Zoom digital dapat mengurangi kualitas gambar. Tanpa stabilisasi gambar, mungkin menghasilkan gambar buram jika digoyangkan.

Bagaimana cara menggunakan Fujifilm Instax SQ20?

Fujifilm Instax SQ20: Mudah digunakan dengan langkah-langkah singkat:
1. Pasang baterai dan kartrid film Instax Square.
2. Nyalakan dengan tombol power di samping layar LCD.
3. Pilih mode pemotretan dengan sakelar Motion atau Foto.
4. Tekan tombol rana untuk ambil gambar atau rekam video.
5. Lihat hasilnya di layar LCD, lalu edit jika perlu.
6. Tekan tombol Print untuk mencetak foto.

Di mana saya dapat membeli Fujifilm Instax SQ20?

Beli Fujifilm Instax SQ20 di toko kamera resmi, online, atau offline. Sama halnya, beli film Instax Square di tempat yang sama. Untuk info lebih lanjut, kunjungi situs web resmi Fujifilm Indonesia, United States, atau Australia.

Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Trending